Minggu, 14 April 2013

kubis ungu


BAB I
PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang Masalah
Kubis ungu mempunyai nama latin Brassica oleracea. Indonesia merupakan negara dengan tingkat keanekaragaman hayati yang tinggi. Produksi kubis ungu di Indonesia pun cukup melimpah. Kubis ungu dapat  ditanam di dataran tinggi maupun di dataran rendah dengan berbagai varietas.
Kubis merupakan salah satu jenis sayuran yang banyak terdapat di Indonesia. Kubis ini memiliki banyak manfaat karena memiliki banyak kandungan antara lain: vitamin (A, B, C, dan E), mineral (kalium, kalsium, fosfor, natrium, dan besi), serta mengandung zat antosianin yang mampu mengubah warna kubis menjadi merah dan biru.
Kubis ungu mengandung setidaknya tiga puluh enam dari 300 macam antosianin yang berperan dalam berbagai warna merah dan biru pada tanaman. Kubis ungu mempunyai manfaat sebagai pewarnaan alami dan menimbulkan warna-warna yang yang bagus-bagus seperti merah dan biru, jika hasil perebusan dari kubis ungu dicampur dengan asam maka akan menghasil warna merah dan jika hasil rebusan dari kubis ungu dicampur dengan basa warna akan berubah menjadi berwarna biru, inilah yang disebut dengan indikator asam dan basa. Dari latar belakang tersebut maka penulis tertarik untuk membuat karya tulis dengan judul “Tampil Cantik dengan Kubis Ungu”.



  1. Rumusan Masalah
Masalah yang akan dibahas dalam karya tulis ini antara lain:
  1. Apakah yang dimaksud dengan kubis ungu?
  2. Apakah kubis ungu dapat berubah warna, jika direaksikan dengan asam atau basa?
  3. Apakah penyebab dari perubahan warna?

  1. Pembatasan Masalah
          Penulis membatasi masalah hanya sampai seputar kubis ungu dan pengaruhnya terhadap corak pada kain.

  1. Tujuan dan Manfaat Penelitian
A.    Tujuan
      Tujuan dari karya tulis ini adalah untuk mengetahui manfaat-manfaat dari kubis ungu terutama dalam materi pembelajaran.
B.     Manfaat
      Manfaat yang diharapkan dari penulisan karya tulis ini adalah:
a.       Untuk siswa mengetahui tentang kubis ungu baik dari segi kesehatan maupun pembelajaran biologi dan kimia.
b.      Untuk masyarakat memberikan informasi pencorakan yang menarik terhadap pakaian, tas, dan lain-lain, dan memberikan nilai jual yang ramah lingkungan.
  1. Hipotesis
Kubis ungu dapat menghasilkan berbagai macam warna yang menarik untuk di buat melukis di berbagai bahan dan menghasilkan hasil yang menarik dan bagus untuk dilihat dan dijadikan fashion.


BAB II
LANDASAN TEORI

Kerangka Teori
a.       Pengertian Kubis Ungu
          Kubis ungu adalah suatu contoh dari keanekaragaman hayati di Indonesia yang masih sangat mudah dijumpai karena jumlah yang masih sangat banyak. Kubis ungu sangat berguna bagi kita yang sakit karena   menyimpan begitu banyak manfaat yang terkandung dalam kubis ungu. Diantaranya adalah rebusan batang kubis yang dapat menekan penyakit prostat. Selain itu kubisungu juga dapat kita konsumsi.
           Kubis ungu adalah tumbuhan yang sejenis dengan kol, kubis terdiri dari berbagai macam warna seperti warna hijau, merah, dan salah satunya adalah ungu. Kubis ungu ini sering ditanam di tempat-tempat yang derdaerah atau bersuhu dingin contohnya seperti di puncak, karena puncak sangat cocok sekali untuk berkebun dan suhunya pun sangat cocok, ketinggian yang cocok berkisar 1000-3000 m dpl.   
b.      Zat-Zat atau vitamin yang terdapat pada Kubis Ungu
          Kubis ini memiliki banyak manfaat karena memiliki banyak kandungan antara lain: vitamin A, B, C, dan E. Vitamin E berguna sebagai anti oksidan. Anti oksidan ini berguna untuk merawat kelembaban kulit agar tidak kering dan kusam. Zat-zat kimia yang terkandung dari kubis ungu adalah mineral, kalium, kalsium, fosfor, natrium, dan besi, serta mengandung zat antosianin yang mampu mengubah warna kubis menjadi ungu. Antosianin dari gabungan kata Yunani:anthos = "bunga", dan cyanos = "biru" adalah pigmen larut air yang secara alami terdapat pada berbagai jenis tumbuhan. Sesuai namanya, pigmen ini memberikan warna pada bunga, buah, dan daun tumbuhan hijau, dan telah banyak digunakan sebagai pewarna alami pada berbagai produk pangan dan berbagai aplikasi lainnya. Warna diberikan oleh antosianin berkat susunan ikatan rangkap terkonjugasinya yang panjang, sehingga mampu menyerap cahaya pada rentang cahaya tampak. Sitem ikatan rangkap terkonjugasi ini juga yang mampu menjadikan Antosianin sebagai antioksidan dengan mekanisme penangkapan radikal. Kalsium berguna untuk mencegah osteoporosis pada tulang. Mineral berguna untuk menjaga metabolisme dan keseimbangan air dalam tubuh, serta menjaga kesehatan tulang. Besi berguna untuk membantu pembentukan hemoglobin, menjaga metabolisme tubuh, membantu mengatasi anemia, dan menjaga fungsi otak. Fosfor berguna untuk  menjaga kesehatan tulang, fungsi otak, perawatan gigi, metabolisme tubuh dan fungsi seksual. Kalium berguna untuk  mengatur tekanan darah, mencegah penyakit jantung, gangguan otot, kram, gangguan ginjal, radang sendi, dan menjaga ketersediaan air dalam tubuh. Natrium berguna untuk Menjaga keseimbangan air dalam tubuh, menjaga tubuh dari sengatan sinar matahari, menjaga fungsi otak, anti penuaan, dan mencegah kram otot.
c.       Manfaat kubis ungu dalam bidang kesehatan dan pembelajaran (Sains) kimia sebagai indikator asam-basa. Manfaat dari bidang kesehatan adalah sebagai berikut:
a.       Membantu menurunkan risiko penyakit jantung, diabetes, dan    beberapa tipe kanker.
b.      Memiliki efek antioksidan tinggi yang bermanfaat bagi kesehatan kulit dan tubuh.
c.       Membantu mengurangi resiko stroke.

d.      Mampu mengurangi rasa sakit dan bengkak ketika menyusui.

e.       Mencegah risiko katarak.

f.       Meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

d.      Manfaat kubis ungu dari bidang pembelajaran ( sains ) kimia sebagai indikator asam-basa:

Asam itu asalnya dari bahasa latin, yaitu Denfan ktaacidius yang artinya masam. Asam menurut Arrehenius adalah senyawa yang menghasilkan ion hydrogen ketika larut dalam pelarut air. Kekuatan asam ditentukan oleh banyak sedikitnya ion hydrogen yang menghasilkan. Semakin banyak ion H+ yang dihasilkan semakin kuat sifat masamnya. Kalau menurut Arrihenius basa ialah senyawa yang terlarut dalam air yang sudah menghasilkan ion hidroksida (OH). Semakin banyaknya jumlah ion OH yang dihasilkan, maka semakin kuat sifat basanya. Basa juga dapat menetralisirkan asam H+ dan menghasilkan air (H2O). Dari pengertian inilah bahwa kubis ungu dapat direaksikan dengan asam-basa dan memberikan warna yang cantik dan menarik sehingga dapat di gunakan sebagai warna untuk melukis di mukena, tas, kerudung dan lain lain. Warna yang dihasilkan dari air rebusan kubis ungu jika di tetesi asam akan menghasilkan warna pink dan jika air rebusan kubis ungu di tetesin dengan basa akan menghasilkan warna biru.

e.       Apa itu asam dan basa?

Asam itu asalnya dari bahasa latin, yaitu Denfan ktaacidius yang artinya masam. Asam menurut Arrehenius adalah senyawa yang menghasilkan ion hydrogen ketika larut dalam pelarut air. Kekuatan asam ditentukan oleh banyak sedikitnya ion hydrogen yang menghasilkan. Semakin banyak ion H+ yang dihasilkan semakin kuat sifat masamnya. Basa ialah senyawa yang terlarut dalam air yang sudah menghasilkan ion hidroksida (OH). Semakin banyaknya jumlah ion OH yang dihasilkan,

maka semakin kuat sifat basanya. Basa juga dapat menetralisirkan asam H+ dan menghasilkan air (H2O).

f.       Cara Kerja

          Berikut adalah cara pembuatan lukisan di pakaian yang menggunakan warna dari kubis ungu dan menjadikan hasil yang cantik dan modis untuk fashion, dapat juga untuk berbisnis. Inilah bahan-bahannya berikut cara pembuatannya yang sangat mudah.

Bahan-bahan:

1.      Kubis ungu

2.      Kerudung, mukena, sepatu, kaos, sapu tangan, kaos kaki, dan tas yang semunya harus berwarna putih.

3.      Jeruk nipis

4.      Kuas

5.      Baking soda

6.      Gelas

Cara pembuatan:

1.      Rebus kubis ungu hingga warna air rebusan berubah warna menjadi warna ungu.

2.      Setelah air rebusan sudah berubah warna menjadi ungu angkat dan taruh di tempat yang sudah disediakan, lalu dinginkan.

3.      Kemudian masukan kerudung, mukena, sepatu, kaos, sapu tangan, kaos kaki, dan tas, diamkan beberapa saat sampai warnanya terikat oleh bahan.

4.      Sambil menunggu rendaman dari bahan tersebut, kita siapkan perasan jeruk nipis (asam) dan larutan baking soda (basa) ke dalam gelas untuk melukis, jerus nipis dan baking soda inilah penyebab dari perubahan warna dari warna ungu yang berasal dari kubis ungu menjadi merah muda dan biru ini yang disebit dengan indikator asam-basa.

5.      Setelah semua siap, angkat kerudung, mukena, sepatu, kaos, sapu tangan, kaos kaki, dan tas.

6.      Lalu kita jemur sebentar sampai airnya berkurang tetapi jangan sampai kering, jika kadar air sudah tidak terlalu banyak lanjutkan dengan teknik melukis.

7.      Lukislah dengan corak-corak yang menarik dan bagus agar hasilnya memuaskan menggunakan kuas

8.      Setelah selasai di lukis jemur hingga kering dan jika sudah kering kerudung, mukena, sepatu, kaos, sapu tangan, kaos kaki, dan tas siap untuk dipakai dan tampil modis.


BAB III
MATODOLOGI PENELITIAN


  1. Jenis Penelitian
      Penelitian ini merupakan penelitian di bidang Ilmu Pengetahuan Alam dan eksperimen.

  1. Waktu dan Tempat Penelitian
     Penelitian ini dilakukan pada tanggal 22 Meret – 26 Meret 2013

  1. Teknik Analisis Data
     Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif artinya peneliti akan memaparkan hasil penelitian dalam bentuk narasi.

  1. Pengumpulan Data
     Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik eksperimen dan studi pustaka.



BAB IV
PEMBAHASAN

  1. Mengapa Zat-Zat yang Terkandung pada Kubis Ungu dapat Memberikan Perubahan Warna
Kubis ungu dapat menghasilkan warna ungu karena mengandung zat antosianin yang mampu mengubah suatu bahan baku berwarna putih menjadi warna ungu, selain itu perubahan warna yang terjadi pada cairan kubis ungu dikarenakan oleh adanya campuran dari asam-basa yang diteteskan ke cairan kubis ungu tersebut sehingga menghasilkan cairan reaksi yang memberi sebuah perubahan dari ungu menjadi warna merah muda dan biru yang menarik. Warna warna ini dapat kita manfaatkan sebagai bahan pewarna yang menghasilkan berbagai macam corak. Corak corak ini dihasilkan dari berbagai macam teknik, seperti teknik celup ikat dan lukis.
  1. Reaksi pengikatan warna antara tawas,kubis ungu,indikator asam dan basa
http://www.scielo.br/img/revistas/babt/v54n6/22f02.jpg
Gambar 1.1 reaksi antosianin

http://img.guidechem.com/casimg/10043-01-3.gif
Gambar 1.2 struktur tawas

Nama
Asam sitrat
Zitronensäure - Citric acid.svg
C6H8O7, atau:
CH2(COOH)•COH(COOH)•CH2(COOH)
              
Gambar 1.3 struktur dan rumus kimia asam

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/a/a3/SodiumBicarbonate.png/150px-SodiumBicarbonate.png

 

 

Gambar 1.4 struktur kimia baking soda

 

Gambar 1. 5. Reaksi pengikatan warna antara kain katun yang mengandung selulosa dengan tawas dan zat warna antosianin pada kubis ungu.

 

BAB V
PENUTUP

 

A.    Kesimpulan

Berdasarkan dari penelitian dan daftar pustaka, dapat disimpulkan bahwa:

1.      Kubis ungu sangat banyak sekali manfaatnya, sangat berguna sekali bagi kita yang mengkonsumsinya.

2.      Warna dari kubis ungu ini disebabkan oleh indikator asam-basa yang dapat menghasilkan perubahan warna ungu dari kubis ungu menjadi warna pink dan biru.

3.      Dengan kubis ungu dapat menghasikan kreasi yang kreatif.

 

B.     Saran

          Penulis menyarankan untuk memanfaatkan kekayaan alami yang ada di dunia ini sebagai ilmu pengetahuan bukan untuk perusakan lingkungan. Dengan kita memanfaatkan yang ada dialam ini kita juga dapat belajar mengenai unsur-unsur dan manfaat apa saja yang terkandung dalam sebuah tumbuhan yang kita temui.

 

 



DAFTAR PUSTAKA

id.wikipedia.org
Sunarjono, Hendro.2013.Bertanam 36 Jenis Sayur. Jakarta:penebar Swadaya









LAMPIRAN

Foto Alat dan Bahan:









Foto Cara Kerja:




Foto Hasil Reaksi:








Hasil produk pewarnaan dari ekstrak kubis ungu:
Mukena                                                                       Scarf/syall
     
Sepatu                                                                         Tas kain

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar